Share and Know

Archive for August, 2011

Signalling dengan SS7

Kanal channel signaling terpisah dengan kanal chanel voice.

Signaling ss7 memiliki beberapa bagian bagian yang terdiri dari :

  1. SSP (Service Switching Point)

Berupa Local Exchange /dalam gsm berupa MSC.

Fungsi nya : menghubungkan dengan men set up dan memutuskan hubungan dengan cara menggunakan ISUP messaging.

2.SCP (Signal Control Point)

Scp bukan lah sebuah application database, akan tetapi bertugas untuk  menyediakan akses ke database application. Pesan yang diterima yang berasal dari SSP ke SCP akan digunakan untuk mendapatkan routing information dan service information.

Contoh pemanggilan toll free (800), ketika itu Local Exchange akan menunda untuk menunda proses pemanggilan dan mengirimkan pesan ke SCP untuk mendapatkan carrier identification code (CIC) agar panggilan dapat diroutekan ke switch yang tepat.

3. STP (Signal Transfer Point)

Fungsi : physical connection ke ss7 network.

Ketiga node-node tersebut terhubung satu sama lain dengan bit rate 56 kbps.

 

Study kasus, ketika MSC ingin berkomunikasi dengan HLR

GT (Global Title) merupakan addressing yang di gunakan untuk pengiriman antar SSP (misal dari MSC ke HLR; originating MSC ke Terminating MSC dll).

Ketika sebuah MSC ingin berkomunikasi dengan HLR, maka MSC tersebut akan menggunakan GT dari HLR yang ditujunya. Hubungan dari MSC ke HLR nantinya akan melalui beberapa STP. Oleh STP yang terhubung langsung (paling dekat) dengan MSC, GT HLR yang berasal MSC tadi akan diterimanya dan akan di translasi kan ke point code STP berikut nya. Komunikasi antara MSC dengan STP terdekatnya tadi menggunakan point code masing-masing dimana point code MSC sebagai OPC (Originating Point Code) dan point code STP sebagai DPC (Destination Point Code).

Advertisements