Share and Know

Archive for November, 2011

Pahami 2 Jenis Rezeki

Alhamdulillah, baru saja dapat rezeki”. Ketika mendengar kalimat ini, kebanyakan orang berpikir bahwa obyek yang sedang dibicarakan dalam kalimat tersebut adalah rezeki duniawi, lebih khusus lagi adalah rezeki berupa harta. Kalau kita mau mencermati, sebenarnya rezeki berupa harta adalah sebagian saja dari rezeki yang Allah berikan kepada makhluk-Nya. Namun, sifat kebanyakan manusia yang jauh dari rasa syukur dan lebih berorientasi dengan gemerlap dunia yang fana, terkadang hanya membatasi rezeki dengan harta duniawi semata. Padahal sesungguhnya Allah Ta’ala telah banyak memberi rezeki kepada manusia dengan bentuk yang beragam.

Rezeki Umum dan Rezeki Khusus

Rezeki yang Allah berikan kepada makhluk ada dua bentuk :

1. Rezeki yang sifatnya umum (الرزق العم )

Yakni segala sesuatu yang memberikan manfaat bagi badan,  berupa harta, rumah, kendaraan,  kesehatan, dan selainnya, baik berasal dari yang halal maupun haram. Rezeki jenis ini Allah berikan kepada seluruh makhluk-Nya, baik orang muslim maupun orang kafir.

Banyaknya pemberian jenis rezeki yang pertama ini tidak menunjukkan kemuliaan seseorang di sisi Allah. Begitu pula sedikitnya rezeki dunia yang Allah berikan kepada seseorang tidak menunjukkan kehinaan orang tersebut. Allah Ta’ala berfirman,

فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku” . (QS. Al Fajr :15-16) (more…)

Advertisements

Rahasia Sukses Budaya Orang Jepang

Pengen tahu mengenai tips orang sukses jepang, di bawah ini kamu bisa baca beberapa tips yang biasa orang jepang tanamkan dan menjadi suatu hal yang biasa

1. Kerja Keras

  Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja  keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun,  sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris  (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680  jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil  dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari  untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh  dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6  orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak  memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut  termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Tapi tau gak arti sebenarnya dari kerja keras. Kerja keras itu adalah bekerja dengan waktu yang cukup lama dan energi sebesar mungkin. Agar kita bisa memberikan energi yang besar dalam bekerja, artinya kita harus fokus pada pekerjaan kita. Itulah cara memberikan energi terbesar. Nah, supaya kita selalu bisa kerja keras, perlu komponen motivasi yang tinggi. Motivasi ini akan menjaga performa mu untuk tetap berkerja keras.

Selain kerja keras, kerja cerdas juga merupakan hal penting. Supaya kita bekerja dengan efektif dan efisien. Apa itu kerja cerdas? Kerja cerdas itu adalah bagaimana kita bekerja sebaik mungkin dengan hasil yang lebih besar untuk usaha yang sama. Atau hasil yang sama dengan usaha yang lebih sedikit. Bagaimana caranya? Banyak sekali, kuncinya ialah dengan menggunakan apa yang disebut daya ungkit. Saya yakin, jika Anda setidaknya lulusan SMP, Kamu sudah belajar tentang pengungkit pada bab Pesawat Sederhana pelajaran Fisika. Pengungkit adalah alat yang memungkinkan kita bisa menghasilkan kerja dengan usaha sekecil mungkin.

Contoh pesawat sederhana yang menggunakan daya ungkit adalah dongkrak mobil. Kita tidak akan kuat untuk mengangkat dan menahan mobil dengan tenaga tangan kita, tetapi dengan bantuan dongkrak, kita menjadi mampu mengangkat dan menahan mobil kita tanpa energi yang lebih besar. Pertanyaanya ialah: apa “dongkrak” yang bisa digunakan untuk bisnis atau karir kita?

Anda perlu usaha untuk menemukan daya ungkit dalam bisnis dan karir Anda. Berikut adalah usaha yang bisa Anda lakukan:

  1. Belajar kepada orang lain, apa yang sudah terbukti berhasil yang pernah dilakukan oleh orang lain. Tidak perlu dari nol! Ikuti cara tersebut, Anda tidak akan membuang waktu belajar dari nol lagi.
  2. Carilah ide untuk meningkatkan kinerja atau hasil dari apa yang Anda biasa atau sudah dilakukan.
Berikut ini 3 tips yang bisa kamu pelajari dan kuasai agar kamu bisa tetap bekerja dengan cerdas;
  1. Bekerja cerdas dengan kekuatan manajemen (Management Power).
        Jika Anda melakukan sesuatu pekerjaan, yang sebenarnya tidak memberikan nilai atau memiliki nilai rendah, maka itu adalah perbuatan yang bodoh. Jelas bukan bekerja cerdas. Untuk itulah kamu perlu benar-benar mengetahui apa saja yang sebenarnya harus atau perlu kamu lakukan dan apa saja yang sebenarnya tidak perlu kamu lakukan.                 Kemampuan kamu memilah pekerjaan bernilai atau tidak menunjukan kecerdasan Anda dalam bekerja. (more…)